Bongkar Perselingkuhan Istri Dengan Sahabat Sebab Narkoba, Laki-Laki Ini Malah Dituduh Kdrt

PALU, KABAR SULTENG – Seorang pria berinisial AT mengalami dongeng pahit dalam rumah tangganya setelah mengenali perkara perselingkuhan sang istri dengan sahabatnya sendiri, VN.


Perselingkuhan ini disangka bermula dari penggunaan narkoba jenis sabu-sabu. Ironisnya, dikala AT melaporkan kasus ini, justru dirinya yang dituduh melaksanakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) oleh istrinya.


AT pertama kali mengetahui perselingkuhan tersebut pada 1 Maret 2023, setelah dihubungi oleh istri VN.


Wanita itu mengungkap bahwa suaminya sudah menjalin relasi dengan istri AT sejak 2022.


Baca juga: Polisi Tangkap Dua Pelaku Penganiayaan Berujung Maut di Homestay Palu


Awalnya, AT ragu hingga akibatnya menerima rekaman percakapan antara istrinya dan VN dari ponsel milik VN.


“Saya sulit mempercayainya, namun sehabis menyaksikan bukti chat yang dikirimkan, aku sungguh terpukul. Apalagi VN yakni orang yang dulu saya bantu mendapatkan pekerjaan,” ungkap AT melalui surat elektronik ke redaksi, Rabu (5/3/2025).



Ingin mendapatkan kepastian, AT mengonfrontasi istrinya. Namun, sang istri membantah berselingkuh dan berargumentasi bahwa keterkaitannya dengan VN cuma sebatas ‘teman bakar’, istilah untuk sesama pengguna narkoba.


Bahkan dikala dihadapkan pada ayah kandungnya sendiri, sang istri tetap bersikeras tidak berselingkuh.


“Kami sudah menikah nyaris sembilan tahun, tetapi beliau malah menghancurkan rumah tangga kami. Dia bahkan mengiris tangannya sendiri di depan bawah umur biar aku tidak menceraikannya,” ujar AT.


AT terus mencari bukti dan berjumpa beberapa teman istrinya yang membenarkan bahwa perselingkuhan itu benar terjadi.


Fakta mengagetkan pun terungkap, sang istri disangka mengandung anak hasil hubungannya dengan VN.


AT sempat melaporkan perkara perzinahan ini ke polisi, namun balasannya mencabut laporannya demi mempertahankan kehormatan istrinya sebagai ibu dari anak-anak mereka.


Namun, saat mengajukan gugatan cerai pada 3 Maret 2023, sang istri justru menempuh cara lain untuk mempertahankan pernikahan mereka.



AT mengira istrinya sengaja memancing emosinya biar bisa melaporkannya atas tuduhan KDRT.


“Tanggal 16 April 2023, saya pulang ke tempat tinggal sekitar pukul 01.30 dini hari. Istri saya eksklusif menuduh aku berselingkuh hanya alasannya adalah tidak mengangkat teleponnya. Dia berteriak, memukul dada saya, mencekik, dan mempesona baju saya. Saya berupaya menghindar, tapi ternyata ini memang skenario supaya saya dituduh melaksanakan KDRT,” terperinci AT.


Kini, kasus ini sudah menjadi perbincangan luas di berbagai media online. AT berharap keadilan berpihak kepadanya.


“Saya hanya ingin kebenaran terungkap. Saya tidak pernah melaksanakan KDRT, justru aku yang menjadi korban pengkhianatan dan manipulasi,” tutupnya.***


 


Ikuti juga informasi menawan lainnya di WhatsApp Official kabarsulteng.id di sini



No comments:

Write a Comment


Top