Berita Seputar Kota Palu dan Sekitarnya
SEO BLOG & TEMPLATES
BeritaKotaPalu »
Parigi
»
Dihantam Banjir, Jalur Transportasi di Tolai Timur Terputus
Dihantam Banjir, Jalur Transportasi di Tolai Timur Terputus
Posted by BeritaKotaPalu on Tuesday, 2 August 2016 |
Parigi
PARIGI MOUTONG – Akibat dihantam banjir, jalur transportasi utama yang menghubungkan Desa Tolai Timur Kecamatan Torue dan Desa Balinggi Jati Kecamatan Balinggi Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) terputus, Senin (1/8/) lalu.
Banjir yang terjadi sejak pukul 03.00 Wita dini hari itu diakibatkan luapan Sungai Wanasari ketika terjadi hujan, yang melanda Kota Parigi dan sekitarnya.
Akibat terputusnya jalur transportasi utama di Dusun Lima Desa Tolai Timur yang menjadi penghubung dua desa tersebut, aktifitas transportasi lumpuh total.
Kepala Dusun Lima Desa Tolai Timur, I Made Winada mengatakan, wilayah tersebut sering diguyur hujan deras yang telah berlangsung selama sepekan.
Sehingga, debet air sungai yang sering kali bertambah ketika terjadi hujan, meluap dan mengakibatkan jalan utama tersebut terputus.
Bahkan, tingginya curah hujan yang mengakibatkan air sungai meluap itu dengan volume yang sangat tinggi.
“Bayangkan saja, tanggul dan penyangga jembatan terputus akibat hantaman arus air dari luapan sungai,” ujarnya.
Ia menambahkan, selain mengakibatkan terputusnya jalur transportasi utama antara dua desa, luapan air sungai tersebut juga merusak areal persawahan di Desa Tolai Timur yang baru selesai dilakukan proses tanam kembali.
Hal itu kata dia, mengakibatkan kerugian yang ditaksir mencapai kurang lebih ratusan juta.
Begitu pula dengan areal persawahan di Desa Balinggi pemukiman warga ikut terendam air yang mengakibatkan kerugian mencapai kurang lebih ratusan juta.
“Hingga kini, aktifitas warga terpaksa terhenti akibat luapan air tersebut,” katanya.
Banjir yang terjadi sejak pukul 03.00 Wita dini hari itu diakibatkan luapan Sungai Wanasari ketika terjadi hujan, yang melanda Kota Parigi dan sekitarnya.
Akibat terputusnya jalur transportasi utama di Dusun Lima Desa Tolai Timur yang menjadi penghubung dua desa tersebut, aktifitas transportasi lumpuh total.
Kepala Dusun Lima Desa Tolai Timur, I Made Winada mengatakan, wilayah tersebut sering diguyur hujan deras yang telah berlangsung selama sepekan.
Sehingga, debet air sungai yang sering kali bertambah ketika terjadi hujan, meluap dan mengakibatkan jalan utama tersebut terputus.
Bahkan, tingginya curah hujan yang mengakibatkan air sungai meluap itu dengan volume yang sangat tinggi.
“Bayangkan saja, tanggul dan penyangga jembatan terputus akibat hantaman arus air dari luapan sungai,” ujarnya.
Ia menambahkan, selain mengakibatkan terputusnya jalur transportasi utama antara dua desa, luapan air sungai tersebut juga merusak areal persawahan di Desa Tolai Timur yang baru selesai dilakukan proses tanam kembali.
Hal itu kata dia, mengakibatkan kerugian yang ditaksir mencapai kurang lebih ratusan juta.
Begitu pula dengan areal persawahan di Desa Balinggi pemukiman warga ikut terendam air yang mengakibatkan kerugian mencapai kurang lebih ratusan juta.
“Hingga kini, aktifitas warga terpaksa terhenti akibat luapan air tersebut,” katanya.
sumber:nuansapos
Top 5 Popular of The Week
-
Palu - Farha Egypt Hakim tidak menyangka akan ditetapkan sebagai pembawa baki sangsaka Merah Putih dalam pasukan pengibar bendera pusak...
-
PALU - Tim Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Itwasum Mabes Polri melakukan pemeriksaan di Polres Palu, pada Selasa (26/07). Tim Wasr...
-
PARIGI MOUTONG – Akibat dihantam banjir, jalur transportasi utama yang menghubungkan Desa Tolai Timur Kecamatan Torue dan Desa Balinggi ...
-
PALU - Di tengah sistem pendaftaran dan pelunasan haji reguler yang dikabarkan menganut sistem transparansi dan berkeadilan, masih ada s...
-
PALU – Sekitar kurang 2 bulan kemarin, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Palu kehabisan blanko KTP. Sehingga warg...
-
Puluhan warga yang menamakan diri kelompok Aman dan Aliansi Agra bertemu dengan wakil rakyat berlangsung di ruan aspirasi kemarin PARI...
-
MORUT, – Komisi III DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng) bertandang ke Ditjen Minerba Kementerian ESDM pada 20 Februari 2025. Kunjungan ini dike...
-
Palu - Sebanyak 158 kepala desa di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah mendapat bantuan kendaraan sepeda motor untuk menunjang kegiatan...
-
Sekda H Ekka Pontoh saat menyerahkan bantuan sembako kepada warga korban banjir di Kecamatan Parigi Selatan PARIGI - Pemerintah Kabup...
-
PALU - Keberanian walikota Palu, Drs.Hidayat,MSi dalam melakukan pembersihan di Pasar Induk Tradisional (PIT) Manonda-Palu, me...


No comments: