Berita Seputar Kota Palu dan Sekitarnya
SEO BLOG & TEMPLATES
BeritaKotaPalu »
Palu
»
Daftar Tunggu dan Dugaan Jual Beli Kuota Haji
Daftar Tunggu dan Dugaan Jual Beli Kuota Haji
Posted by BeritaKotaPalu on Tuesday, 23 August 2016 |
Palu
PALU - Di tengah sistem pendaftaran dan pelunasan haji reguler yang dikabarkan menganut sistem transparansi dan berkeadilan, masih ada saja celah untuk melakukan praktik dugaan jual beli kuota haji.
Akibatnya, sejumlah jamaah dapat lolos berangkat haji dengan disadari atau tidak, melalui jalur yang salah. Celah tersebut, di antaranya adalah memalsukan dokumen pendaftaran haji untuk posisi Pendamping lansia oleh petugas haji Kemenag di daerah.
Apa yang terjadi itu dirasakan sejumlah calon haji yang sudah mendaftar sejak tahun 2010 silam. Sebut saja, Ija Yusran, dan Cari Aminwarga Kota Palu yang sampai detik ini belum juga mendapat panggilan untuk memenuhi haji ke tanah suci.
Ada lagi warga kabupaten Donggala yang mengaku dimintai uang tambahan agar bisa berangkat tahun ini. Alhasil uang diberikan jangankan dipanggil, disentil saja namanya tidak ada.
“ Kami ini sudah enam tahun lalu mendaftar, dan pernah dijanjikan oleh oknum untuk diberangkatkan secepatnya tapi harus ada uang tambahan sekitar 10 juta baru bisa disisipkan,“ ujar keduanya kepada koran ini.
Kuat dugaan peluang pendamping itulah yang dimanfaatkan oknum daerah untuk membuka “jasa” pemalsuan dokumen lalu menjual kuota tersebut. Syarat jatah untuk pendamping lansia, kata dia, disyaratkan calon jamaah haji (calhaj) memiliki hubungan keluarga dengan dibuktikan kartu keluarga (KK). Mencari bukti KK atau KTP palsu untuk mendaftar haji tidak terlalu sulit.
Akibatnya, sejumlah jamaah dapat lolos berangkat haji dengan disadari atau tidak, melalui jalur yang salah. Celah tersebut, di antaranya adalah memalsukan dokumen pendaftaran haji untuk posisi Pendamping lansia oleh petugas haji Kemenag di daerah.
Apa yang terjadi itu dirasakan sejumlah calon haji yang sudah mendaftar sejak tahun 2010 silam. Sebut saja, Ija Yusran, dan Cari Aminwarga Kota Palu yang sampai detik ini belum juga mendapat panggilan untuk memenuhi haji ke tanah suci.
Ada lagi warga kabupaten Donggala yang mengaku dimintai uang tambahan agar bisa berangkat tahun ini. Alhasil uang diberikan jangankan dipanggil, disentil saja namanya tidak ada.
“ Kami ini sudah enam tahun lalu mendaftar, dan pernah dijanjikan oleh oknum untuk diberangkatkan secepatnya tapi harus ada uang tambahan sekitar 10 juta baru bisa disisipkan,“ ujar keduanya kepada koran ini.
Kuat dugaan peluang pendamping itulah yang dimanfaatkan oknum daerah untuk membuka “jasa” pemalsuan dokumen lalu menjual kuota tersebut. Syarat jatah untuk pendamping lansia, kata dia, disyaratkan calon jamaah haji (calhaj) memiliki hubungan keluarga dengan dibuktikan kartu keluarga (KK). Mencari bukti KK atau KTP palsu untuk mendaftar haji tidak terlalu sulit.
sumber: nuansapos
Top 5 Popular of The Week
-
Tempat Wisata Di Sulawesi Tengah - Sulawesi tengah adalah salah satu provinsi di indonesia yang dilalui oleh garis khatulistiwa dengan ibu...
-
Answer Key: English Class 9 Page 138 - Sangkuriang Paragraph 4 By: [Nama Anda] Date: October 26, 2023 This answer key ...
-
PALU - Tim Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Itwasum Mabes Polri melakukan pemeriksaan di Polres Palu, pada Selasa (26/07). Tim Wasr...
-
Kasubdit Jatanras Dit Reskrimum AKBP P Hasibuan, di ruang Press Room Polda Sulteng saat melakukan rillis penangkapan para pelaku pencuria...
-
MORUT, – Perusahaan tambang CV Putri Perdana (PP) di Kabupaten Morowali Utara (Morut), terkesan mengabaikan perintah Inspektur Tambang terk...
-
Muhammad Kurniawan, S.Ked ANEMIA pada ibu hamil merupakan salah satu dilema kesehatan yang signifikan di Indonesia. Berdasarkan data WHO (...
-
PALU - Direktorat Jenderal Pajak melalui Kantor Wilayah Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo dan Maluku Utara (Sulutenggo dan Malut) mensi...
-
PALU, – Hannah Asa Indonesia menjadi fasilitator pada aktivitas Lokakarya Permodalan Usaha selama tiga hari di Kabupaten Banggai Kepulauan, ...
-
Penulis : Della Amalia, S. Ked (Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat Palu) DIABETES MELITUS ialah gangguan fungsi prankeas dengan me...
-
MOROWALI, – Warga Desa Lalampu, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, bingung akhir langkah-langkah salah satu perusahaan tambang, adalah...

No comments: