Ojk Sulteng Bangga Kerja Sama Bareng Hannah Asa Indonesia

SIGI, – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah (Sulteng) merasa besar hati menjalin kerja sama bareng Hannah Asa Indonesia meliterasi keuantan untuk masyarakat.


Hal itu diungkap langsung Kepala OJK Sulteng, Bony Hardi Putra, usai aktivitas Bootcamp Batch 5 yang digelar Hannah Asa Indonesia di Desa Balumpewa, Kabupaten Sigi, pada Minggu (23/02/2024).


“Hannah Asa Indonesia mempunyai visi misi yang hebat terkait literasi dan edukasi kepada Masyarakat di Sulawesi Tengah, OJK sungguh berbangga berpartner dan berkolaborasi bersama Hannah Asa Indonesia,” ungkap Bony.


Menurutnya, Hannah Asa Indonesia sangat masif meliterasi masyarakat sampai ke daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).


“Hannah Asa Indonesia sungguh masif kegiatannya, unik sekali yang bahkan hingga ke daerah 3T, dimana OJK yang mungkin tidak hingga ke sana,” ujarnya Kepala OJK Sulteng.


Baca juga: Hannah Asa Indonesia Jadi Fasilitator Lokakarya Permodalan Usaha di Banggai Kepulauan


Bony berharap, pihaknya mampu terus melaksanakan kolaborasi bareng Hannah Asa Indonesia untuk mengembangkan literasi bagi masyarakat Sulteng.


“Kami tidak mau lagi ada penduduk Sulawesi Tengah yang tertipu bahkan tidak mengerti bagaimana mengunakan produk- produk jasa keuangan, hak, dan kewajibannya mereka mesti tau terperinci juga karenanya,” harapnya.


Dukungan juga datang dari Koordinator Pusat Pengembangam MBKM Universitas Tadulako, Prof. Drs. Anang Wahid M, Diah, M.Si, Ph.D.


Profesor Anang mengatakan, Bootcamp yang digelar Hannah Asa Indonesia sangat berfaedah. Karena melibatkan banyak sekali pihak.


“Saya pikir sungguh berfaedah sekali utamanya bagi masyarakat karena ini melibatkan banyak pihak,” katanya.


Selain menguntungkan masyarakat, Bootcamo juga menawarkan segi kasatmata bagi mahasiswa magang acara MBKM.


Ia menuturkan, mahasiswa dapat menyaksikan keadaan serta fakta yang ada di tengah masyarakat.


“Kaprikornus terutama adik adik mahasiswa itu bisa berguru secara eksklusif dari keadaan atau fakta yang ada, itu yang juga aku pikir aku ingin coba ikuti apa yang sudah dilaksanakan,” tutur Profesor Anang. (Rendy Zulkarnaen)


Ikuti juga berita mempesona yang lain di WhatsApp Official kabarsulteng.id di sini



No comments:

Write a Comment


Top