Berita Seputar Kota Palu dan Sekitarnya
SEO BLOG & TEMPLATES
BeritaKotaPalu »
Palu
»
Lomba Kebersihan Hanya Dipandang Sepele oleh SKPD
Lomba Kebersihan Hanya Dipandang Sepele oleh SKPD
Posted by BeritaKotaPalu on Thursday, 28 July 2016 |
Palu
PALU – Sampai saat ini masih ada beberapa SKPD di jajaran Pemerintahan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah yang tidak mengubris instruksi gubernur yang tertuang dalam SK tentang peran SKPD dalam menjaga dan memelihara kebersihan dilingkungan kantor.
Berdasarkan pemantauan yang dilakukan oleh Tim Juri lomba kebersihan dan keindahan dari provinsi, masih ditemukan beberapa SKPD Pemerintah yang kantornya masih kotor, dan tidak terawat meskipun ada petugas kebersihan (cleaning servis).
Namun kenyataannya, hasil penilaian dari tim juri lomba kebersihan yang kedua kalinya di tahun 2016 ini, sungguh sangat mengecewakan. Padahal lomba kebersihan
ini dilakukan adalah untuk memotivasi agar ada perhatian dari pihak Dinas atau Instansi terkait dalam memperhatikan kebersihan ruang kerja, kebersihan dan keindahan dilingkungan kantor.
“Kami dari tim juri sangat kecewa melihat tidak ada perubahan sedikitpun dalam memperhatikan kebersihan di ruang kerja dan kebersihan kantor terutama kebersihan toilet yang ada di kantor. Dan itu kami temukan ketika menilai kebersihan di toilet beberapa kantor pemerintah antara lain di Kantor Kanwil Kementrian Agama Provinsi, Kantor Dinas Cipta Karya dan kantor Dinas Perkebunan termasuk toilet di kantor Inspektorat Daerah,” kata Hartina koordinator Tim IV Juri Penilaian lomba kebersihan dari provinsi yang sangat kecewa melihat sikap beberapa kepala dinas yang menganggap bahwa penilaian kebersihan itu tidaklah penting.
Sementara dibeberapa kantor perwakilan seperti BKKBN, BPS, BWSS III, BPKP, dan KPKLN termasuk di kantor balai pemantauan pemanfaatan hasil hutan produksi wilayah XIV, kebersihannya sudah sangat baik. “Mestinya ini dapat menjadi contoh bagi dinas atau instansi lainnya terutama Dinas Cipta Karya yang gedungnya paling megah dan bertingkat. Akan tetapi, perawatan dan pemeliharaan kantor tidak ada. Malah ada beberapa sisi di bagian plafon gedung tersebut sudah ada yang rusak. Itu karena tidak adanya perawatan dan perhatian dari kepala dinasnya yang hanya bermasa bodoh dan seakan tidak mau perduli dengan pemeliharaan kantor,” kata Hartina anggota LSM Jambata yang masuk dalam tim juri lomba kebersihan dari provinsi yang dikoordinir oleh Badan Lingkungan Hidup (BLHD).
Berdasarkan pemantauan yang dilakukan oleh Tim Juri lomba kebersihan dan keindahan dari provinsi, masih ditemukan beberapa SKPD Pemerintah yang kantornya masih kotor, dan tidak terawat meskipun ada petugas kebersihan (cleaning servis).
Namun kenyataannya, hasil penilaian dari tim juri lomba kebersihan yang kedua kalinya di tahun 2016 ini, sungguh sangat mengecewakan. Padahal lomba kebersihan
ini dilakukan adalah untuk memotivasi agar ada perhatian dari pihak Dinas atau Instansi terkait dalam memperhatikan kebersihan ruang kerja, kebersihan dan keindahan dilingkungan kantor.
“Kami dari tim juri sangat kecewa melihat tidak ada perubahan sedikitpun dalam memperhatikan kebersihan di ruang kerja dan kebersihan kantor terutama kebersihan toilet yang ada di kantor. Dan itu kami temukan ketika menilai kebersihan di toilet beberapa kantor pemerintah antara lain di Kantor Kanwil Kementrian Agama Provinsi, Kantor Dinas Cipta Karya dan kantor Dinas Perkebunan termasuk toilet di kantor Inspektorat Daerah,” kata Hartina koordinator Tim IV Juri Penilaian lomba kebersihan dari provinsi yang sangat kecewa melihat sikap beberapa kepala dinas yang menganggap bahwa penilaian kebersihan itu tidaklah penting.
Sementara dibeberapa kantor perwakilan seperti BKKBN, BPS, BWSS III, BPKP, dan KPKLN termasuk di kantor balai pemantauan pemanfaatan hasil hutan produksi wilayah XIV, kebersihannya sudah sangat baik. “Mestinya ini dapat menjadi contoh bagi dinas atau instansi lainnya terutama Dinas Cipta Karya yang gedungnya paling megah dan bertingkat. Akan tetapi, perawatan dan pemeliharaan kantor tidak ada. Malah ada beberapa sisi di bagian plafon gedung tersebut sudah ada yang rusak. Itu karena tidak adanya perawatan dan perhatian dari kepala dinasnya yang hanya bermasa bodoh dan seakan tidak mau perduli dengan pemeliharaan kantor,” kata Hartina anggota LSM Jambata yang masuk dalam tim juri lomba kebersihan dari provinsi yang dikoordinir oleh Badan Lingkungan Hidup (BLHD).
Top 5 Popular of The Week
-
Palu - Farha Egypt Hakim tidak menyangka akan ditetapkan sebagai pembawa baki sangsaka Merah Putih dalam pasukan pengibar bendera pusak...
-
PALU - Tim Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Itwasum Mabes Polri melakukan pemeriksaan di Polres Palu, pada Selasa (26/07). Tim Wasr...
-
PARIGI MOUTONG – Akibat dihantam banjir, jalur transportasi utama yang menghubungkan Desa Tolai Timur Kecamatan Torue dan Desa Balinggi ...
-
PALU - Di tengah sistem pendaftaran dan pelunasan haji reguler yang dikabarkan menganut sistem transparansi dan berkeadilan, masih ada s...
-
PALU – Sekitar kurang 2 bulan kemarin, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Palu kehabisan blanko KTP. Sehingga warg...
-
Puluhan warga yang menamakan diri kelompok Aman dan Aliansi Agra bertemu dengan wakil rakyat berlangsung di ruan aspirasi kemarin PARI...
-
MORUT, – Komisi III DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng) bertandang ke Ditjen Minerba Kementerian ESDM pada 20 Februari 2025. Kunjungan ini dike...
-
Palu - Sebanyak 158 kepala desa di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah mendapat bantuan kendaraan sepeda motor untuk menunjang kegiatan...
-
Sekda H Ekka Pontoh saat menyerahkan bantuan sembako kepada warga korban banjir di Kecamatan Parigi Selatan PARIGI - Pemerintah Kabup...
-
PALU - Keberanian walikota Palu, Drs.Hidayat,MSi dalam melakukan pembersihan di Pasar Induk Tradisional (PIT) Manonda-Palu, me...


No comments: