Berita Seputar Kota Palu dan Sekitarnya
SEO BLOG & TEMPLATES
BeritaKotaPalu »
Palu
»
Dewan Kota Diminta Bongkar Dugaan Kamar Fiktif di RS
Dewan Kota Diminta Bongkar Dugaan Kamar Fiktif di RS
Posted by BeritaKotaPalu on Wednesday, 3 August 2016 |
Palu
PALU - Sejumlah warga yang terdaftar sebagai pasien BPJS merasa dilecehkan oleh ulah salah satu rumah sakit yang sering mengabaikan pasien BPJS, dengan modus kamar penuh.
DPRD Kota Palu diminta untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke rumah sakit untuk membongkar kemungkinan permainan kamar fiktif. Pasalnya, ada rumah sakit milik pemerintah yang sering menolak pasien BPJS Kesehatan dengan alasan kamar rawat inap penuh.
Keluhan masyarakat soal penolakan pasien di rumah sakit bukan sekali ini terjadi ada berulang kali disampaikan ke redaksi Nuansa Pos oleh warga Palu dan warga di luar Kota Palu.
Permainan kamar fiktif sangat mungkin terjadi mengingat banyaknya warga yang sering ditolak pihak rumah sakit,” ujar Sauprman warga Palu belum lama ini.
Menurutnya, bisa saja oknum memanipulasi data kamar rumah sakit, untuk dikomersilkan kepada pasien umum yang siap membayar biaya di luar jaminan BPJS Kesehatan. “Saya minta Dinas Kesehatan, untuk mengedepankan pelayanan yang prorakyat. Jangan membedakan antara pasien umum dan pemegang BPJS, karena jaminan BPJS akhirnya toh dibayar juga oleh pemerintah,” harapnya.
Menurutnya Dinas Kesehatan juga harus meningkatkan layanan yang lebih transparan. Contohnya, data tentang jumlah dan kondisi kamar rawat inap harus mudah diakses masyarakat. Sekarang teknologi digital sudah maju pesat, agar hal ini dimanfaatkan SKPD tersebut meningkatkan pelayanan.
DPRD Kota Palu diminta untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke rumah sakit untuk membongkar kemungkinan permainan kamar fiktif. Pasalnya, ada rumah sakit milik pemerintah yang sering menolak pasien BPJS Kesehatan dengan alasan kamar rawat inap penuh.
Keluhan masyarakat soal penolakan pasien di rumah sakit bukan sekali ini terjadi ada berulang kali disampaikan ke redaksi Nuansa Pos oleh warga Palu dan warga di luar Kota Palu.
Permainan kamar fiktif sangat mungkin terjadi mengingat banyaknya warga yang sering ditolak pihak rumah sakit,” ujar Sauprman warga Palu belum lama ini.
Menurutnya, bisa saja oknum memanipulasi data kamar rumah sakit, untuk dikomersilkan kepada pasien umum yang siap membayar biaya di luar jaminan BPJS Kesehatan. “Saya minta Dinas Kesehatan, untuk mengedepankan pelayanan yang prorakyat. Jangan membedakan antara pasien umum dan pemegang BPJS, karena jaminan BPJS akhirnya toh dibayar juga oleh pemerintah,” harapnya.
Menurutnya Dinas Kesehatan juga harus meningkatkan layanan yang lebih transparan. Contohnya, data tentang jumlah dan kondisi kamar rawat inap harus mudah diakses masyarakat. Sekarang teknologi digital sudah maju pesat, agar hal ini dimanfaatkan SKPD tersebut meningkatkan pelayanan.
sumber: nuansapos
Top 5 Popular of The Week
-
Palu - Farha Egypt Hakim tidak menyangka akan ditetapkan sebagai pembawa baki sangsaka Merah Putih dalam pasukan pengibar bendera pusak...
-
PALU - Tim Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Itwasum Mabes Polri melakukan pemeriksaan di Polres Palu, pada Selasa (26/07). Tim Wasr...
-
PARIGI MOUTONG – Akibat dihantam banjir, jalur transportasi utama yang menghubungkan Desa Tolai Timur Kecamatan Torue dan Desa Balinggi ...
-
PALU - Di tengah sistem pendaftaran dan pelunasan haji reguler yang dikabarkan menganut sistem transparansi dan berkeadilan, masih ada s...
-
PALU – Sekitar kurang 2 bulan kemarin, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Palu kehabisan blanko KTP. Sehingga warg...
-
Puluhan warga yang menamakan diri kelompok Aman dan Aliansi Agra bertemu dengan wakil rakyat berlangsung di ruan aspirasi kemarin PARI...
-
MORUT, – Komisi III DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng) bertandang ke Ditjen Minerba Kementerian ESDM pada 20 Februari 2025. Kunjungan ini dike...
-
Palu - Sebanyak 158 kepala desa di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah mendapat bantuan kendaraan sepeda motor untuk menunjang kegiatan...
-
Sekda H Ekka Pontoh saat menyerahkan bantuan sembako kepada warga korban banjir di Kecamatan Parigi Selatan PARIGI - Pemerintah Kabup...
-
PALU - Keberanian walikota Palu, Drs.Hidayat,MSi dalam melakukan pembersihan di Pasar Induk Tradisional (PIT) Manonda-Palu, me...

No comments: