Dies Natalis ke-35, Motivasi dalam Menjadikan Untad Sebagai Lokomotif SDM Berkualitas

PALU - Diusianya yang ke-35 tahun, Universitas Tadulako sebagai satu-satunya perguruan tinggi negeri yang ada di Sulawesi Tengah, tentunya masih menjadi unggulan masyarakat Sulteng. Usia 35 tahun adalah sebuah rentang bagi Universitas Tadulako (Untad) untuk menunjukkan jati diri sebagai institusi yang siap menghadapi berbagai tantangan.  Dan bila diibaratkan sebagai manusia, usia 35 tahun itu sudah sangat kokoh dalam memandang tantangan  sebagai stimulus menggunakan otak kiri dalam menentukan strategi jitu untuk berbuat yang lebih baik diatas prinsip-prinsip kesahajaan. Disamping itu, usia 35 tahun bagi Universitas Tadulako merupakan etape perkembangan yang semakin mengedepankan keteladanan, kemuliaan, kesantunan, saling menghargai dan tidak saling mengurusi yang bukan area tugas nya dan bukan kewenangannya.
"Untad harus membuktikan dirinya sebagai lembaga pendidikan tinggi yang concern mngurusi nilai dan dimensi akademik, bukan birokratik dan bukan pula politik. Dan sikap inilah yang harus menjadi simbol kelembagaan agar semua sumberdaya yang ada didalamnya mulai dari SDM tenaga pendidik dan tenaga kependidikan hingga cleaning service, harus senantiasa mengobarkan hasanah akademik dan kekeluargaan  disetiap hela napasnya. Infrastruktur dan seluruh perangkat pendidikan aus dan rusak karena digunakan dalam memompa tarikan napas akademik," Demikian inti pidato Rektor Untad, Prof.Dr.Ir.Muh.Basir Cyio,SE.MS pada Rapat Senat Akademik Terbuka Luar Biasa dalam rangka Dies Natalis ke-35  Universitas Tadulako (Untad), Kamis (18/8/2016), bertempat di Auditorioum.
Peringatan Dies Natalis ke-35 PTN Universitas Tadulako diawali dengan Rapat Senat Terbuka Luar Biasa yang dihadiri beberapa Guru Besar, Tenaga Kependidikan dan Mahasiswa.
Dalam pidato Rektor Untad, Muh Basir Cyio juga menegaskan agar Untad sebagai satu-satunya PTN di Sulawesi Tengah, harus bangga. Karenanya, Untad harus berpacu dalam meningkatkan kualitas yang menjadi tuntutan utama Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam menjadikan Untad sebagai PTN yang unggul dan terus dilirik oleh masyarakat. Untad harus jadi lokomotif penarik gerbong pembawa SDM yang berharkat, bermartabat dan berkecerdasan sesuai dengan cita-cita pahlawan pejuang bangsa yang telah mengambil bagian dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Antara lain dengan memenuhi standarisasi kebutuhan dosen dan tenaga kependidikan yang berkualitas, dan fasilitas pendukung yang berkualitas.

sumber: nuansapos


No comments:

Write a Comment


Top