Berita Seputar Kota Palu dan Sekitarnya
SEO BLOG & TEMPLATES
BeritaKotaPalu »
Palu
»
Layanan PDAM Kota Palu Makin Memburuk
Layanan PDAM Kota Palu Makin Memburuk
Posted by BeritaKotaPalu on Tuesday, 2 August 2016 |
Palu
PALU – Kondisi cuaca di Kota palu yang beberapa hari ini lebih banyak curah hujannya, membuat beberapa pipa saluran air PDAM Kota Palu tidak bisa menyalurkan air ke rumah-rumah warga. Terutama pelanggan yang tinggal di bagian wilayah di BTN Korpri Kawatuna yang sudah 4 hari ini kekeringan karena air dari PDAM Kota palu tidak mengaliri rumah-rumah warga.
Kondisi ini sungguh sangat memprihatinkan dan meresahkan pelanggan. Dan parahnya lagi, pihak PDAM Kota seakan tidak ada upaya untuk melakukan perbaikan dengan memberikan pelayanan yang terbaik untuk pelanggannya.
“Kami sudah beberapa kali melapor ke kantor PDAM Kota, tetapi tidak ditanggapi. Hanya disuruh bersabar,” keluh Ardiansyah warga Kawatuna yang hanya bergantung pada air PAM untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Tetapi dapat dibayangkan bagaimana menderitanya jadi pelanggan PDAM Kota. Airnya jalan hanya sekali dalam seminggu, sudah itu jalannya hanya 12 jam saja. Dan parahnya lagi, ketika jalan, air yang keluar semacam lumpur saja. Berwarna kecoklatan mirip minuman MILO atau OVALTINE.
Menurut petugasnya, itu karena pengaruh hujan sehingga airnya keruh. Lantas ketika musim panas, lebih parah lagi alasannya. PDAM mati karena terjadi kekeringan air di sumber pusat mata airnya. “Apa maunya PDAM ini kah, sudah jarang hidup dan ketika hidup airnya keluar seperti lumpur. Sementara kalau menagih luar biasa terkadang kita pelanggan tidak diberi tempo dan diancam akan diputs bila tidak segera membayar. Apa yang mau dibayar kalau airnya hanya lumpur yang keluar. Mana itu pelayanan yang katanya mengedepankan kepetingan konsumen, buktinya kita diberi air lumpur,” tukasnya yang mengeluhkan kinerja PDAM Kota Palu.
Padahal setiap tahunnya PDAM Kota Palu ini selalu mendapat suntikan dana dari APBD Kota Palu. Yang informasinya untuk peningkatan layanan. Namun kenyataannya sampai saat ini pelanggan PDAM Kota masih saja mengeluhkan soal pelayanan yang semakin buruk hingga mengecewakan dan meresahkan hampir sebagian besar pelanggannya.
“Harusnya para wakil rakyat yang duduk di DPRD Kota pantas untuk mengevaluasi kinerja dan layanan yang diberikan oleh pihak PDAM Kota Palu. Dan kalau tidak ada perubahannya, sebaiknya dicopot saja kepala PDAM nya itu. Tidak becus dalam menangani keluhan pelanggannya yang sangat merindukan air bersih dari PDAM Kota,”pungkasnya.
Kondisi ini sungguh sangat memprihatinkan dan meresahkan pelanggan. Dan parahnya lagi, pihak PDAM Kota seakan tidak ada upaya untuk melakukan perbaikan dengan memberikan pelayanan yang terbaik untuk pelanggannya.
“Kami sudah beberapa kali melapor ke kantor PDAM Kota, tetapi tidak ditanggapi. Hanya disuruh bersabar,” keluh Ardiansyah warga Kawatuna yang hanya bergantung pada air PAM untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Tetapi dapat dibayangkan bagaimana menderitanya jadi pelanggan PDAM Kota. Airnya jalan hanya sekali dalam seminggu, sudah itu jalannya hanya 12 jam saja. Dan parahnya lagi, ketika jalan, air yang keluar semacam lumpur saja. Berwarna kecoklatan mirip minuman MILO atau OVALTINE.
Menurut petugasnya, itu karena pengaruh hujan sehingga airnya keruh. Lantas ketika musim panas, lebih parah lagi alasannya. PDAM mati karena terjadi kekeringan air di sumber pusat mata airnya. “Apa maunya PDAM ini kah, sudah jarang hidup dan ketika hidup airnya keluar seperti lumpur. Sementara kalau menagih luar biasa terkadang kita pelanggan tidak diberi tempo dan diancam akan diputs bila tidak segera membayar. Apa yang mau dibayar kalau airnya hanya lumpur yang keluar. Mana itu pelayanan yang katanya mengedepankan kepetingan konsumen, buktinya kita diberi air lumpur,” tukasnya yang mengeluhkan kinerja PDAM Kota Palu.
Padahal setiap tahunnya PDAM Kota Palu ini selalu mendapat suntikan dana dari APBD Kota Palu. Yang informasinya untuk peningkatan layanan. Namun kenyataannya sampai saat ini pelanggan PDAM Kota masih saja mengeluhkan soal pelayanan yang semakin buruk hingga mengecewakan dan meresahkan hampir sebagian besar pelanggannya.
“Harusnya para wakil rakyat yang duduk di DPRD Kota pantas untuk mengevaluasi kinerja dan layanan yang diberikan oleh pihak PDAM Kota Palu. Dan kalau tidak ada perubahannya, sebaiknya dicopot saja kepala PDAM nya itu. Tidak becus dalam menangani keluhan pelanggannya yang sangat merindukan air bersih dari PDAM Kota,”pungkasnya.
sumber:nuansapos
Top 5 Popular of The Week
-
MOROWALI, – Dugaan intimidasi menimpa penduduk adab Toraja dari rumpun Pong Salamba buntut sengketa lahan dengan PT Vale Indonesia Tbk di ...
-
POSO – Kehadiran Kepala Dinas Perikanan, Kelautan Dan Kesehatan Hewan Pemda Poso Yusak Mentara dalam sebuah kunjungan kerja di Desa Toko...
-
PALU, KABAR SULTENG – Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid bersama Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin mengikuti sosialisasi indikator ...
-
PALU - Tim Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Itwasum Mabes Polri melakukan pemeriksaan di Polres Palu, pada Selasa (26/07). Tim Wasr...
-
PALU, – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menganggap pengelolaan limbah materi berbahaya dan beracun (B3) ole...
-
PARIGI MOUTONG – Akibat dihantam banjir, jalur transportasi utama yang menghubungkan Desa Tolai Timur Kecamatan Torue dan Desa Balinggi ...
-
SANTOSO, alias Abu Wardah, pimpinan kelompok bersenjata Mujahidin Indonesia Timur di Poso Sulawesi Tengah, tewas dalam baku tembak denga...
-
Kasubdit Jatanras Dit Reskrimum AKBP P Hasibuan, di ruang Press Room Polda Sulteng saat melakukan rillis penangkapan para pelaku pencuria...
-
BUOL - Tindakan Kepala Desa Lonu Kecamatan Bunobogu Kabupaten Buol, Parman, yang telah membangun Taman Desa Lonu yang terletak di area...
-
PALU – Dua dari empat utusan Sulawesi Tengah dalam seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2016 di Jakarta,...


No comments: