Berita Seputar Kota Palu dan Sekitarnya
SEO BLOG & TEMPLATES
BeritaKotaPalu »
Palu
»
Pelaksanaan Festival Danau Poso Tunggu Persetujuan Gubernur
Pelaksanaan Festival Danau Poso Tunggu Persetujuan Gubernur
Posted by BeritaKotaPalu on Saturday, 6 August 2016 |
Palu
Palu - Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sulawesi Tengah, Hj. Siti Norma Mardjanu, menyatakan bahwa pelaksanaan Festival Danau Poso (FDP) menunggu persetujuan Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola.
"Kami masih menunggu persetujuan dari pimpinan daerah, apakah Festival Danau Poso tetap dilaksanakan di Poso ataukah dilaksanakan di luar daerah Poso," ungkap Norma Mardjanu, Sabtu.
Norma Mardjanu menjelaskan Dinas Pariwisata tidak melaksanakan festival danau Poso di kabupaten tersebut, dikarenakan beberapa faktor yang mempengaruhi yaitu rusaknya sarana pendukung berupa graha lokasi rusak berat sehingga tidak dapat difungsikan.
Selain itu, urai dia, peserta dari perwakilan tiap - tiap kabupaten di Sulawesi Tengah, setiap tahunnya mengalami penurunan atau kekurangan dikarenakan masing - masing daerah menggelar event sendiri.
Bahkan, kata dia, tidak sedikit perwakilan kabupaten tidak dapat hadir dikarenakan adanya kegiatan yang sama di waktu yang sama pula, sehingga peserta semakin berkurang.
"Bahkan setiap tahun pelaksanaan festival danau Poso, tidak hanya pesertanya yang berkurang. Tetapi pengunjungnya juga berkurang hadir di daerah tersebut," kata Norma.
Dinas Pariwisata, sebut dia, mengusulkan kepada pimpinan daerah untuk melaksanakan festival danau Poso, di luar Kabupaten Poso bahkan direncanakan dilaksanakan di Bali.
Menurut dia Pemprov Sulteng lewat Dinas Pariwisata setempat berencana mengawali promosi tersebut dengan menggelar festival Danau Poso di Bali untuk menarik perhatian pengunjung wisata.
Hal itu dilakukan karena pintu masuk wisatawan mancanegara ke Sulawesi Tengah adalah Bali, sehingga Pemprov Sulteng memilih memanfaatkan jalur tersebut dengan mempromosikan wisata ke Bali.
Namu, lanjut dia, usulan tersebut belum mendapat respons dari pimpinan daerah atau Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola untuk dilaksanakan di luar kabupaten tersebut.
"Ada banyak pertimbangan dan faktor yang mempengaruhi sehingga Pemprov Sulteng lebih memilih Bali sebagai tempat promosi potensi wisata, ketimbang melakukan event atau kegiatan di daerah sendiri namun hasilnya kurang maksimal," ujarnya.
Top 5 Popular of The Week
-
Palu - Farha Egypt Hakim tidak menyangka akan ditetapkan sebagai pembawa baki sangsaka Merah Putih dalam pasukan pengibar bendera pusak...
-
PALU - Tim Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Itwasum Mabes Polri melakukan pemeriksaan di Polres Palu, pada Selasa (26/07). Tim Wasr...
-
PARIGI MOUTONG – Akibat dihantam banjir, jalur transportasi utama yang menghubungkan Desa Tolai Timur Kecamatan Torue dan Desa Balinggi ...
-
PALU - Di tengah sistem pendaftaran dan pelunasan haji reguler yang dikabarkan menganut sistem transparansi dan berkeadilan, masih ada s...
-
PALU – Sekitar kurang 2 bulan kemarin, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Palu kehabisan blanko KTP. Sehingga warg...
-
Puluhan warga yang menamakan diri kelompok Aman dan Aliansi Agra bertemu dengan wakil rakyat berlangsung di ruan aspirasi kemarin PARI...
-
MORUT, – Komisi III DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng) bertandang ke Ditjen Minerba Kementerian ESDM pada 20 Februari 2025. Kunjungan ini dike...
-
Palu - Sebanyak 158 kepala desa di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah mendapat bantuan kendaraan sepeda motor untuk menunjang kegiatan...
-
Sekda H Ekka Pontoh saat menyerahkan bantuan sembako kepada warga korban banjir di Kecamatan Parigi Selatan PARIGI - Pemerintah Kabup...
-
PALU - Keberanian walikota Palu, Drs.Hidayat,MSi dalam melakukan pembersihan di Pasar Induk Tradisional (PIT) Manonda-Palu, me...

No comments: