Berita Seputar Kota Palu dan Sekitarnya
SEO BLOG & TEMPLATES
BeritaKotaPalu »
Palu
»
Teridentifikasi dan Peran Tiga Orang Pendukung Kelompok MIT
Teridentifikasi dan Peran Tiga Orang Pendukung Kelompok MIT
Posted by BeritaKotaPalu on Sunday, 7 August 2016 |
Palu
PALU - Dari hasil investigasi sementara 3 orang yang di tangkap oleh Densus 88 pada Kamis (04/08) lalu, di sejumlah tempat di wilayah Kota Palu dan Sigi, mereka adalah pendukung kelompok Mujahid Indonesia Timur (MIT). Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala
Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah Brigjen Pol Drs Rudy Sufahriadi selaku Penanggung Jawab Kepala Operasi Tinombala, Sabtu (06/08) pekan lalu.
“Mereka memfasilitasi, mengirim logistik, menampung kelompok itu datang ke Palu dan mengirim ke Poso, diantaranya adalah Jono Priadi alias Jono, Isa Abdulrahman alias Berni alias Pakis alias Bahar, dan Muhammad Asmaul alias Muket.” Kata Kapolda Sulteng.
Kapolda Sulteng juga menambahkan, ketiga orang tersebut di tangkap oleh Densus 88, sekarang sedang di periksa, dan sudah ditetapkan sebagai tersangka. Keterlibatan mereka adalah mendukung kelompok MIT, mulai dari logistik, ada yang memfasilitasi kelahiran istrinya Santoso di Kota Palu, dan sampai ada yang mengirim GPS maupun HT kelompok Santoso, ini kita harus dituntaskan semua, akan dikembangkan lagi siapa yang mendukung kelompok tersebut.
Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah Brigjen Pol Drs Rudy Sufahriadi selaku Penanggung Jawab Kepala Operasi Tinombala, Sabtu (06/08) pekan lalu.
“Mereka memfasilitasi, mengirim logistik, menampung kelompok itu datang ke Palu dan mengirim ke Poso, diantaranya adalah Jono Priadi alias Jono, Isa Abdulrahman alias Berni alias Pakis alias Bahar, dan Muhammad Asmaul alias Muket.” Kata Kapolda Sulteng.
Kapolda Sulteng juga menambahkan, ketiga orang tersebut di tangkap oleh Densus 88, sekarang sedang di periksa, dan sudah ditetapkan sebagai tersangka. Keterlibatan mereka adalah mendukung kelompok MIT, mulai dari logistik, ada yang memfasilitasi kelahiran istrinya Santoso di Kota Palu, dan sampai ada yang mengirim GPS maupun HT kelompok Santoso, ini kita harus dituntaskan semua, akan dikembangkan lagi siapa yang mendukung kelompok tersebut.
sumber: Nuansapos
Top 5 Popular of The Week
-
MOROWALI, – Dugaan intimidasi menimpa penduduk adab Toraja dari rumpun Pong Salamba buntut sengketa lahan dengan PT Vale Indonesia Tbk di ...
-
POSO – Kehadiran Kepala Dinas Perikanan, Kelautan Dan Kesehatan Hewan Pemda Poso Yusak Mentara dalam sebuah kunjungan kerja di Desa Toko...
-
PALU, KABAR SULTENG – Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid bersama Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin mengikuti sosialisasi indikator ...
-
PALU - Tim Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Itwasum Mabes Polri melakukan pemeriksaan di Polres Palu, pada Selasa (26/07). Tim Wasr...
-
PALU, – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menganggap pengelolaan limbah materi berbahaya dan beracun (B3) ole...
-
PARIGI MOUTONG – Akibat dihantam banjir, jalur transportasi utama yang menghubungkan Desa Tolai Timur Kecamatan Torue dan Desa Balinggi ...
-
SANTOSO, alias Abu Wardah, pimpinan kelompok bersenjata Mujahidin Indonesia Timur di Poso Sulawesi Tengah, tewas dalam baku tembak denga...
-
Kasubdit Jatanras Dit Reskrimum AKBP P Hasibuan, di ruang Press Room Polda Sulteng saat melakukan rillis penangkapan para pelaku pencuria...
-
BUOL - Tindakan Kepala Desa Lonu Kecamatan Bunobogu Kabupaten Buol, Parman, yang telah membangun Taman Desa Lonu yang terletak di area...
-
PALU – Dua dari empat utusan Sulawesi Tengah dalam seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2016 di Jakarta,...


No comments: