Berita Seputar Kota Palu dan Sekitarnya
SEO BLOG & TEMPLATES
BeritaKotaPalu »
Palu
»
Warga Mantikulore Temukan Ikan Duyung di Pantai Talise
Warga Mantikulore Temukan Ikan Duyung di Pantai Talise
Posted by BeritaKotaPalu on Sunday, 7 August 2016 |
Palu
PALU - Seekor ikan duyung warna coklat berukuran jumbo ditemukan seorang pemancing di Teluk Palu di sekitaran Pantai Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Jumat (5/8) pekan lalu.
Pemancing yang diketahui bernama Asap itu, merupakan warga Jalan Hangtua, Kecamatan Mantikulore.Penemuan ikan yang terbilang langka itu sekitar pukul 14.20 Wita. Menurut Asap, sebelumnya dia sudah pernah menemukan ikan duyung dengan warna yang sama, tapi ukuran berbeda. Sebelumnya, ukurannya agak besar pernah dia lihat di sekitar penemuannya kemarin.
“Minggu lalu, lebih besar daripada ikan duyung yang ini. Ukurannya lebih besar, dan lebih panjang dari ikan duyung kali ini,” ungkap Asap, menjawab pertanyaan seorang pengendara yang singgah melihat ikan duyung tersebut seperti dikabarkan Fajar.co.id.
Suasana di tempat penemuan ikan duyung tersebut, akhirnya sempat macet. Sebab beberapa pengendara yang melintas di sekitaran Penggaraman Talise, terpaksa menghentikan kendaraannya karena penasaran. Mereka juga ingin melihat ikan duyung yang terdampar di sekitaran bekas keramba ikan.
Untuk bisa melihat dengan jelas ikan duyung, warga harus berjalan kaki menuju keramba bekas. Jaraknya dari bibir pantai sekitar 200 meter.
“Yang mengherankan, setiap saya dapat ikan duyung seperti ini, bertepatan hari Jumat siang jelang sore. Begitu juga minggu lalu, juga hari Jumat, saya temukan ikan duyungnya,” jelas Asap sambil mengelus kepala ikan duyung itu. Dia tidak mau menduga-duga, terkait penemuan ikan langka itu yang selalu di hari Jumat.
Namun, ketika Asap hendak mengangkat kepala ikan duyung itu, tiba-tiba ikannya langsung mengamuk dengan menggerakkan ekornya. Pakaian Asap dan para pengunjung lainnya basah kuyup karena terkena percikan air laut akibat amukan ikan duyung.
“Mungkin malu, merasa banyak warga yang melihat dirinya. Saat itu bertepatan air laut mulai pasang (naik). Begitu banyak orang datang, ikan duyung itu pun langsung pergi meninggalkan para pengunjung yang terlebih dahulu melakukan foto selfie bersama ikan duyungnya,”sebut Asap.
“Kira-kira ukurannya sekitar 3 meteran. Beratnya mencapai ratusan kilogram (Kg) begitu. Jumat depan, nanti kami pantau ulang lagi. Siapa tahu ada lagi ikan duyung terdampar di sini (Pantai Talise),” kata Asap sambil bercanda dengan pengunjung lainnya.
Pemancing yang diketahui bernama Asap itu, merupakan warga Jalan Hangtua, Kecamatan Mantikulore.Penemuan ikan yang terbilang langka itu sekitar pukul 14.20 Wita. Menurut Asap, sebelumnya dia sudah pernah menemukan ikan duyung dengan warna yang sama, tapi ukuran berbeda. Sebelumnya, ukurannya agak besar pernah dia lihat di sekitar penemuannya kemarin.
“Minggu lalu, lebih besar daripada ikan duyung yang ini. Ukurannya lebih besar, dan lebih panjang dari ikan duyung kali ini,” ungkap Asap, menjawab pertanyaan seorang pengendara yang singgah melihat ikan duyung tersebut seperti dikabarkan Fajar.co.id.
Suasana di tempat penemuan ikan duyung tersebut, akhirnya sempat macet. Sebab beberapa pengendara yang melintas di sekitaran Penggaraman Talise, terpaksa menghentikan kendaraannya karena penasaran. Mereka juga ingin melihat ikan duyung yang terdampar di sekitaran bekas keramba ikan.
Untuk bisa melihat dengan jelas ikan duyung, warga harus berjalan kaki menuju keramba bekas. Jaraknya dari bibir pantai sekitar 200 meter.
“Yang mengherankan, setiap saya dapat ikan duyung seperti ini, bertepatan hari Jumat siang jelang sore. Begitu juga minggu lalu, juga hari Jumat, saya temukan ikan duyungnya,” jelas Asap sambil mengelus kepala ikan duyung itu. Dia tidak mau menduga-duga, terkait penemuan ikan langka itu yang selalu di hari Jumat.
Namun, ketika Asap hendak mengangkat kepala ikan duyung itu, tiba-tiba ikannya langsung mengamuk dengan menggerakkan ekornya. Pakaian Asap dan para pengunjung lainnya basah kuyup karena terkena percikan air laut akibat amukan ikan duyung.
“Mungkin malu, merasa banyak warga yang melihat dirinya. Saat itu bertepatan air laut mulai pasang (naik). Begitu banyak orang datang, ikan duyung itu pun langsung pergi meninggalkan para pengunjung yang terlebih dahulu melakukan foto selfie bersama ikan duyungnya,”sebut Asap.
“Kira-kira ukurannya sekitar 3 meteran. Beratnya mencapai ratusan kilogram (Kg) begitu. Jumat depan, nanti kami pantau ulang lagi. Siapa tahu ada lagi ikan duyung terdampar di sini (Pantai Talise),” kata Asap sambil bercanda dengan pengunjung lainnya.
sumber: nuansapos
Top 5 Popular of The Week
-
MOROWALI, – Dugaan intimidasi menimpa penduduk adab Toraja dari rumpun Pong Salamba buntut sengketa lahan dengan PT Vale Indonesia Tbk di ...
-
POSO – Kehadiran Kepala Dinas Perikanan, Kelautan Dan Kesehatan Hewan Pemda Poso Yusak Mentara dalam sebuah kunjungan kerja di Desa Toko...
-
PALU, KABAR SULTENG – Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid bersama Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin mengikuti sosialisasi indikator ...
-
PALU - Tim Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Itwasum Mabes Polri melakukan pemeriksaan di Polres Palu, pada Selasa (26/07). Tim Wasr...
-
PALU, – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menganggap pengelolaan limbah materi berbahaya dan beracun (B3) ole...
-
PARIGI MOUTONG – Akibat dihantam banjir, jalur transportasi utama yang menghubungkan Desa Tolai Timur Kecamatan Torue dan Desa Balinggi ...
-
SANTOSO, alias Abu Wardah, pimpinan kelompok bersenjata Mujahidin Indonesia Timur di Poso Sulawesi Tengah, tewas dalam baku tembak denga...
-
Kasubdit Jatanras Dit Reskrimum AKBP P Hasibuan, di ruang Press Room Polda Sulteng saat melakukan rillis penangkapan para pelaku pencuria...
-
BUOL - Tindakan Kepala Desa Lonu Kecamatan Bunobogu Kabupaten Buol, Parman, yang telah membangun Taman Desa Lonu yang terletak di area...
-
PALU – Dua dari empat utusan Sulawesi Tengah dalam seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2016 di Jakarta,...


No comments: