Berita Seputar Kota Palu dan Sekitarnya
SEO BLOG & TEMPLATES
Ketua Dprd Palu Dorong Kerja Sama Direktur-Legislatif Di Rapat Paripurna Pemaparan Wali Kota
PALU, – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu menggelar rapat paripurna untuk mendengarkan pidato sambutan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu periode jabatan 2024-2029, Rabu (5/3/2025) malam.
Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Palu, Rico Djanggola, didampingi Wakil Ketua I Muhlis U. Aca, serta dihadiri oleh jajaran pemerintah tempat.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Palu menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif untuk kemajuan Kota Palu.
“Kolaborasi yang dekat antara eksekutif dan legislatif sangat diperlukan dalam menghadapi dinamika otonomi kawasan. Dengan kolaborasi yang baik, kita mampu mewujudkan tata cara pemerintahan yang transparan dan pro-rakyat,” ujar Rico Djanggola.
Ketua DPRD Kota Palu juga mengapresiasi pengabdian dr. Reny Lamadjido yang telah menyelesaikan tugasnya sebagai Wakil Wali Kota Palu kala 2021-2025 dengan penuh pengabdian.
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kerja sama dengan DPRD demi kesejahteraan penduduk .
“Kerja sama yang sudah terjalin selama ini akan terus ditingkatkan semoga kita bisa meraih lebih banyak pencapaian aktual,” ujarnya.
Hadianto menandakan berbagai program yang sudah dijalankan, mirip insentif padat karya, sumbangan untuk kader kesehatan, apresiasi bagi RT/RW, serta bantuan bagi UMKM di Kota Palu.
Selain itu, tunjangan BPJS Ketenagakerjaan telah diberikan kepada banyak sekali lapisan masyarakat yang berhak mendapatkannya.
Hadianto juga memastikan salah satu tantangan ke depan yaitu kebijakan pemerintah pusat terkait transfer budget berbasis kinerja daerah.
Pemerintah tempat harus menentukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak kurang dari 30 persen. Saat ini, PAD Kota Palu berada di angka sekitar Rp300 miliar.
Selain itu, mulai 24 Maret 2025, akan dipraktekkan kebijakan kerja tiga hari di kantor dan dua hari melakukan pekerjaan dari lokasi lain. Hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam memutuskan efektivitas pelayanan publik.
“Kita harus merespon kebijakan ini dengan seni manajemen yang sempurna biar pelayanan terhadap masyarakat tetap maksimal,” tegas Hadianto.***
Ikuti update berita menarik yang lain di akses WhatsApp Official kabarsulteng.id, klik di sini
Top 5 Popular of The Week
-
MOROWALI, – Dugaan intimidasi menimpa penduduk adab Toraja dari rumpun Pong Salamba buntut sengketa lahan dengan PT Vale Indonesia Tbk di ...
-
POSO – Kehadiran Kepala Dinas Perikanan, Kelautan Dan Kesehatan Hewan Pemda Poso Yusak Mentara dalam sebuah kunjungan kerja di Desa Toko...
-
PALU, KABAR SULTENG – Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid bersama Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin mengikuti sosialisasi indikator ...
-
PALU - Tim Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Itwasum Mabes Polri melakukan pemeriksaan di Polres Palu, pada Selasa (26/07). Tim Wasr...
-
PALU, – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menganggap pengelolaan limbah materi berbahaya dan beracun (B3) ole...
-
PARIGI MOUTONG – Akibat dihantam banjir, jalur transportasi utama yang menghubungkan Desa Tolai Timur Kecamatan Torue dan Desa Balinggi ...
-
SANTOSO, alias Abu Wardah, pimpinan kelompok bersenjata Mujahidin Indonesia Timur di Poso Sulawesi Tengah, tewas dalam baku tembak denga...
-
Kasubdit Jatanras Dit Reskrimum AKBP P Hasibuan, di ruang Press Room Polda Sulteng saat melakukan rillis penangkapan para pelaku pencuria...
-
BUOL - Tindakan Kepala Desa Lonu Kecamatan Bunobogu Kabupaten Buol, Parman, yang telah membangun Taman Desa Lonu yang terletak di area...
-
PALU – Dua dari empat utusan Sulawesi Tengah dalam seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2016 di Jakarta,...

No comments: