Berita Seputar Kota Palu dan Sekitarnya
SEO BLOG & TEMPLATES
BeritaKotaPalu »
Palu
»
drg.Emma : Kota Palu Bebas Vaksin Palsu
drg.Emma : Kota Palu Bebas Vaksin Palsu
Posted by BeritaKotaPalu on Wednesday, 27 July 2016 |
Palu
![]() |
| drg.Emma Sukmawati |
PALU - Kota Palu dinyatakan bebas dari vaksin palsu. Penegasan itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Palu, drg. Emma Sukmawati di Palu. “Kami telah melakukan pantauan lapangan secara langsung, dan tidak mendapatkan satu pun vaksin palsu yang beredar di tempat pelayanan kesehatan seperti Rumah Sakit, Puskesmas dan Posyandu,” ungkap Emma seperti dikutip dari Antara.
Penegasan itu kata Emma juga diperkuat oleh pemerintah pusat melalui Badan POM dan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan bahwa Sulawesi Tengah tidak termasuk sebagai daerah terdistribusi vaksin pa
Penegasan itu kata Emma juga diperkuat oleh pemerintah pusat melalui Badan POM danKementerian Kesehatan yang menyebutkan bahwa Sulawesi Tengah tidak termasuk sebagai daerah terdistribusi vaksin palsu.
Karena itu sebutnya, masyarakat di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah tersebut tidak perlu ragu dan takut untuk memberikan vaksin kepada bayi berusia 0 – 9 bulan atau paling lambat 0 – 11 bulan.
Ia menjelaskan, vaksin tersebut bersifat gratis oleh masyarakat yang bisa didapatkan di Puskesmas dan Posyandu dan disediakan oleh pemerintah. Mekanisme distribusinya yakni pemerintah pusat lewat kementerian kesehatan, yang selanjutnya didistribusikan kepada pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan di distribusikan lagi ke Dinas Kesehatan Kota Palu.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan Dinkes Kota Palu, Siti Djaroh, M.Kes, menyatakan bahwa setiap tahun bayi yang menjadi sasaran dalam pemberian vaksin berjumlah lebih dari 6.000 orang. “Untuk tahun 2015 kemarin, jumlah bayi yang menjadi sasaran vaksin mencapai 6.975 bayi, jumlah tersebut akumulasi dari seluruh puskesmas dan posyandu di Kota Palu,” urainya.
Penegasan itu kata Emma juga diperkuat oleh pemerintah pusat melalui Badan POM dan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan bahwa Sulawesi Tengah tidak termasuk sebagai daerah terdistribusi vaksin pa
Penegasan itu kata Emma juga diperkuat oleh pemerintah pusat melalui Badan POM danKementerian Kesehatan yang menyebutkan bahwa Sulawesi Tengah tidak termasuk sebagai daerah terdistribusi vaksin palsu.
Karena itu sebutnya, masyarakat di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah tersebut tidak perlu ragu dan takut untuk memberikan vaksin kepada bayi berusia 0 – 9 bulan atau paling lambat 0 – 11 bulan.
Ia menjelaskan, vaksin tersebut bersifat gratis oleh masyarakat yang bisa didapatkan di Puskesmas dan Posyandu dan disediakan oleh pemerintah. Mekanisme distribusinya yakni pemerintah pusat lewat kementerian kesehatan, yang selanjutnya didistribusikan kepada pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan di distribusikan lagi ke Dinas Kesehatan Kota Palu.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan Dinkes Kota Palu, Siti Djaroh, M.Kes, menyatakan bahwa setiap tahun bayi yang menjadi sasaran dalam pemberian vaksin berjumlah lebih dari 6.000 orang. “Untuk tahun 2015 kemarin, jumlah bayi yang menjadi sasaran vaksin mencapai 6.975 bayi, jumlah tersebut akumulasi dari seluruh puskesmas dan posyandu di Kota Palu,” urainya.
Top 5 Popular of The Week
-
MOROWALI, – Dugaan intimidasi menimpa penduduk adab Toraja dari rumpun Pong Salamba buntut sengketa lahan dengan PT Vale Indonesia Tbk di ...
-
POSO – Kehadiran Kepala Dinas Perikanan, Kelautan Dan Kesehatan Hewan Pemda Poso Yusak Mentara dalam sebuah kunjungan kerja di Desa Toko...
-
PALU, KABAR SULTENG – Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid bersama Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin mengikuti sosialisasi indikator ...
-
PALU - Tim Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Itwasum Mabes Polri melakukan pemeriksaan di Polres Palu, pada Selasa (26/07). Tim Wasr...
-
PALU, – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menganggap pengelolaan limbah materi berbahaya dan beracun (B3) ole...
-
PARIGI MOUTONG – Akibat dihantam banjir, jalur transportasi utama yang menghubungkan Desa Tolai Timur Kecamatan Torue dan Desa Balinggi ...
-
SANTOSO, alias Abu Wardah, pimpinan kelompok bersenjata Mujahidin Indonesia Timur di Poso Sulawesi Tengah, tewas dalam baku tembak denga...
-
Kasubdit Jatanras Dit Reskrimum AKBP P Hasibuan, di ruang Press Room Polda Sulteng saat melakukan rillis penangkapan para pelaku pencuria...
-
BUOL - Tindakan Kepala Desa Lonu Kecamatan Bunobogu Kabupaten Buol, Parman, yang telah membangun Taman Desa Lonu yang terletak di area...
-
PALU – Dua dari empat utusan Sulawesi Tengah dalam seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2016 di Jakarta,...


No comments: