Berita Seputar Kota Palu dan Sekitarnya
SEO BLOG & TEMPLATES
BeritaKotaPalu »
Palu
»
Hari ini Pedagang Pasar Manonda Ditertibkan
Hari ini Pedagang Pasar Manonda Ditertibkan
Posted by BeritaKotaPalu on Friday, 29 July 2016 |
Palu
![]() |
| Rapat pemantapan persiapan penertiban pasar Manonda, Rabu (27/7) lalu, di ruang kerja Walikota Palu melibatkan unsur Forkpinda. |
PALU - Sabtu 30 Juli hari ini merupakan batas waktu yang diberikan oleh pemerintah kota Palu kepada para pedagang yang berjualan di luar los termasuk pedagang berjualan di badan jalan pasar Inpres Manonda Kecamatan Palu Barat.
Rencananya penertiban akan dilakukan hari ini dengan menurunkan petugas gabungan Trantib Pol PP, TNI/Polri. Camat dan lurah se Kecamatan Palu Barat dan Ulujadi juga diperintah untuk terlibat langsung dalam penertiban hari ini.
Seperti diberitakan sebelumnya, penertiban ini guna menata kembali wajah pasar tradisional tersebut menjadi nyaman. Pasalnya, pedagang yang berada di kawasan itu sudah melanggar aturan. Dimana, badan jalan di alih fungsikan sebagi tempat berjual.
Sebelumnya Pemerintah Kota Palu menggelar rapat persiapan penataan pasar Inpres Manonda di ruang Wali Kota Palu, bersama Forum komunikasi pimpinan daerah Kota Palu.
300 Pedagang Kaki Lima (PKL) berjualan di luar los itu yang terdata, akan di relokasi kedalam los yang telah di sediakan pemerintah. 300 pedagang itu tersebar di tiga titik jalan, yakni jalan Labu, Bayam, Kunduri, Kacang panjang dan Cempedak.
Pemkot Palu juga telah menyosialisasikan kepada pedagang yang berdagang di seputaran jalan tersebut. Hanya saja sosialisasi itu tak indahkan. Sehingga, Pemkot Palu mengambil langkah tegas untuk melakukan penertiban.
“300 pedangan kaki lima PKLyang saat ini sudah terdata dipersilahkan masuk didalam pasar dan menempati lapak yang sudah disediakan oleh Pemerintah. Selama ini, pedangan hanya menempati ruas jalan, sehingga mengganggu aktivitas lalu lintas. Dan kondisi ini sudah berlangsung selama puluhan tahun,” Jelas Wali Kota Palu Hidayat, disela memimpin rapat persiapan penertiban pasar manonda Rabu lalu.
Rencananya penertiban akan dilakukan hari ini dengan menurunkan petugas gabungan Trantib Pol PP, TNI/Polri. Camat dan lurah se Kecamatan Palu Barat dan Ulujadi juga diperintah untuk terlibat langsung dalam penertiban hari ini.
Seperti diberitakan sebelumnya, penertiban ini guna menata kembali wajah pasar tradisional tersebut menjadi nyaman. Pasalnya, pedagang yang berada di kawasan itu sudah melanggar aturan. Dimana, badan jalan di alih fungsikan sebagi tempat berjual.
Sebelumnya Pemerintah Kota Palu menggelar rapat persiapan penataan pasar Inpres Manonda di ruang Wali Kota Palu, bersama Forum komunikasi pimpinan daerah Kota Palu.
300 Pedagang Kaki Lima (PKL) berjualan di luar los itu yang terdata, akan di relokasi kedalam los yang telah di sediakan pemerintah. 300 pedagang itu tersebar di tiga titik jalan, yakni jalan Labu, Bayam, Kunduri, Kacang panjang dan Cempedak.
Pemkot Palu juga telah menyosialisasikan kepada pedagang yang berdagang di seputaran jalan tersebut. Hanya saja sosialisasi itu tak indahkan. Sehingga, Pemkot Palu mengambil langkah tegas untuk melakukan penertiban.
“300 pedangan kaki lima PKLyang saat ini sudah terdata dipersilahkan masuk didalam pasar dan menempati lapak yang sudah disediakan oleh Pemerintah. Selama ini, pedangan hanya menempati ruas jalan, sehingga mengganggu aktivitas lalu lintas. Dan kondisi ini sudah berlangsung selama puluhan tahun,” Jelas Wali Kota Palu Hidayat, disela memimpin rapat persiapan penertiban pasar manonda Rabu lalu.
Sumber: NuansaPos
Top 5 Popular of The Week
-
MOROWALI, – Dugaan intimidasi menimpa penduduk adab Toraja dari rumpun Pong Salamba buntut sengketa lahan dengan PT Vale Indonesia Tbk di ...
-
PALU, KABAR SULTENG – Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid bersama Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin mengikuti sosialisasi indikator ...
-
PALU - Tim Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Itwasum Mabes Polri melakukan pemeriksaan di Polres Palu, pada Selasa (26/07). Tim Wasr...
-
PALU, – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menganggap pengelolaan limbah materi berbahaya dan beracun (B3) ole...
-
PARIGI MOUTONG – Akibat dihantam banjir, jalur transportasi utama yang menghubungkan Desa Tolai Timur Kecamatan Torue dan Desa Balinggi ...
-
SANTOSO, alias Abu Wardah, pimpinan kelompok bersenjata Mujahidin Indonesia Timur di Poso Sulawesi Tengah, tewas dalam baku tembak denga...
-
Kasubdit Jatanras Dit Reskrimum AKBP P Hasibuan, di ruang Press Room Polda Sulteng saat melakukan rillis penangkapan para pelaku pencuria...
-
BUOL - Tindakan Kepala Desa Lonu Kecamatan Bunobogu Kabupaten Buol, Parman, yang telah membangun Taman Desa Lonu yang terletak di area...
-
PALU – Dua dari empat utusan Sulawesi Tengah dalam seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2016 di Jakarta,...
-
PALU – Sampai saat ini masih ada beberapa SKPD di jajaran Pemerintahan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah yang tidak mengubris instruksi gu...


No comments: