Berita Seputar Kota Palu dan Sekitarnya
SEO BLOG & TEMPLATES
BeritaKotaPalu »
Palu
»
MUI Pertimbangkan Rencana Pemkot Tampilkan Ritual Balia
MUI Pertimbangkan Rencana Pemkot Tampilkan Ritual Balia
Posted by BeritaKotaPalu on Friday, 19 August 2016 |
Palu
| Prof Dr H Zainal Abidin, M.Ag |
Palu - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu, Sulawesi Tengah, belum menyatakan sikap atas rencana pemerintah kota setempat menampilkan ritual balia secara besar-besaran di anjungan Teluk Palu pada Festival Pesona Palu Nomoni.
Ketua MUI Kota Palu Prof. Dr. H. Zainal Abidin M.Ag, di Palu, Jumat, menyebut bahwa MUI secara kelembagaan belum dapat menyatakan bahwa ritual balia merupakan ritual yang bertentangan dengan agama Islam atau tidak.
"MUI sebagai lembaga keagamaan Islam masih melakukan pengkajian yang mendalam atas ritual balia yang merupakan salah satu tradisi yang diwariskan oleh nenek moyang masyarakat suku Kaili," kata Zainal.
Menurut dia, jika MUI telah selesai melakukan kajian terhadap ritual penyebuhan orang yang diyakini oleh suku Kaili tersebut, maka MUI akan menyampaikan keputusannya secara terbuka kepada masyarakat di daerah tersebut.
Ia mengakui bahwa saat ini sebahagian masyarakat Sulawesi Tengah khususnya pada Suku Kaili di lembah Palu dan Sigi terjadi pro-kontra tentang ritual tersebut.
Bahkan ada sebahagian dari mereka yang mengharamkan balia karena tidak sesuai dengan anjuran Islam, dikarenakan adanya keterlibatan "syaitan" dalam ritual penyembuhan itu.
"Nah di sini letak dari kajian dan analisisnya, apakah benar bahwa orang-orang yang menari pada ritual balia merupakan orang - orang yang kesurupan "syaitan" atau tidak," tanyanya.
Namun demikian, urai dia, jika Pemkot Palu berencana menampilkan ritaul balia dalam konteks seni dan budaya atau pertunjukkan di panggung untuk menarik perhatian orang dan pengunjung, maka hal itu tidaklah menjadi masalah.
Sebelumnya Wali Kota Palu Hidayat, menyatakan bahwa Pemkot Palu akan menyediakan panggung khusus untuk penampilan ritual balia pada pelaksanaan Festival Palu Pesona Nomoni untuk dipertunjukkan kepada para tamu undangan.
Wali Kota juga menegaskan bahwa ritual balia sebagai salah satu tradisi yang diwariskan oleh leluhur perlu untuk dilestarikan, olehnya pemerintah memberikan perhatian atas hal itu.
sumber:antara.com
Top 5 Popular of The Week
-
Tempat Wisata Di Sulawesi Tengah - Sulawesi tengah adalah salah satu provinsi di indonesia yang dilalui oleh garis khatulistiwa dengan ibu...
-
Answer Key: English Class 9 Page 138 - Sangkuriang Paragraph 4 By: [Nama Anda] Date: October 26, 2023 This answer key ...
-
PALU - Tim Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Itwasum Mabes Polri melakukan pemeriksaan di Polres Palu, pada Selasa (26/07). Tim Wasr...
-
Kasubdit Jatanras Dit Reskrimum AKBP P Hasibuan, di ruang Press Room Polda Sulteng saat melakukan rillis penangkapan para pelaku pencuria...
-
MORUT, – Perusahaan tambang CV Putri Perdana (PP) di Kabupaten Morowali Utara (Morut), terkesan mengabaikan perintah Inspektur Tambang terk...
-
Muhammad Kurniawan, S.Ked ANEMIA pada ibu hamil merupakan salah satu dilema kesehatan yang signifikan di Indonesia. Berdasarkan data WHO (...
-
PALU - Direktorat Jenderal Pajak melalui Kantor Wilayah Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo dan Maluku Utara (Sulutenggo dan Malut) mensi...
-
PALU, – Hannah Asa Indonesia menjadi fasilitator pada aktivitas Lokakarya Permodalan Usaha selama tiga hari di Kabupaten Banggai Kepulauan, ...
-
Penulis : Della Amalia, S. Ked (Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat Palu) DIABETES MELITUS ialah gangguan fungsi prankeas dengan me...
-
MOROWALI, – Warga Desa Lalampu, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, bingung akhir langkah-langkah salah satu perusahaan tambang, adalah...

No comments: